Author Archives: UPI Sumedang Broadcast

UPI Sumedang menjadi Quattrick dalam TCA 2019

Category : Agenda , Kabar UPI , Publikasi

Temu Civitas Akademika UPI atau yang biasa disebut TCA UPI merupakan ajang silaturahmi yang dilaksanakan dua tahun sekali untuk mempererat ikatan mahasiswa PGSD se-UPI raya. TCA UPI 2019 dilaksanakan di UPI Kampus Cibiru selama empat hari dimulai dari tanggal 25-28 April 2019. Peserta yang mengikuti TCA ini adalah UPI Bumi Siliwangi dan UPI Kampus Daerah yaitu UPI Kampus Sumedang, UPI Kampus Cibiru, UPI Kampus Tasikmalaya, UPI Kampus Purwakarta dan UPI Kampus Serang.

Kegiatan yang dilakukan selama empat hari di Kampus Cibiru ini yaitu dengan mengadakan ajang lomba persahabatan antar kampus daerah. Bidang yang dilombakan yaitu bidang keagamaan, meliputi lomba pildara, kaligrafi, MHQ dan MTQ. Selain itu ada bidang pendidikan yang meliputi lomba simulasi mengajar, karya tulis ilmiah, mendongeng dan debat. Selanjutnya bidang kesenian meliputi lomba tari kreasi, paduan suara dan lomba akustik. Ada juga lomba dalam bidang olahraga. Cabang olahraga yang dilombakan yaitu basket putra/putri, futsal putra/putri, voli putra/putri, dan bulu tangkis.

Dalam TCA 2019 ini, Kontingen dari UPI Kampus Sumedang berhasil mempertahankan gelar juara umum TCA selama empat kali berturut-turut. Kontingen Sumedang berhasil mengantongi 11 medali emas, 3 medali perak, dan 3 medali perunggu. Hampir semua bidang yang dilombakan berhasil dimenangkan oleh para atlet dari kontingen Sumedang.

Suara Mahardika selaku ketua pelaksana kontingen Sumedang menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mensukseskan acara TCA 2019. Beliau juga mengungkapkan bahwa kemenangan ini merupakan bonus dari hasil ikhtiar, support serta iringan do’a dari seluruh elemen kampus yang begitu luar biasa. 

Kemenangan yang diraih pada TCA 2019 ini tidak lepas dari kerja keras atlet yang bersungguh-sungguh dalam berlatih, panitia yang ikut berpartisipasi dalam mengurus kegiatan ini dan seluruh civitas akademika UPI Kampus Sumedang yang telah membantu berjalannya acara ini. Semoga ajang TCA ini bisa mempererat hubungan silaturahmi antar kampus daerah UPI lainnya dan tentunya semoga melalui TCA ini UPI Sumedang banyak melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang berbakat di masing-masing bidangnya. Sampai jumpa dua tahun yang akan datang dalam TCA 2021 di UPI Bumi Siliwangi!


Latihan Kepemimpinan Mahasiswa 2019

Category : Uncategorized

Mahasiswa merupakan golongan generasi muda yang menuntut ilmu diperguruan tinggi yang mempunyai identitas diri. Identitas diri mahasiswa terbangun oleh citra diri sebagai insan religius, insan dinamis, insan sosial, dan insan mandiri. Dari identitas mahasiswa tersebut terpantul tanggung jawab keagamaan, intelektual,sosial kemasyarakatan, dan tanggung jawab individual baik sebagai hamba Tuhan sebagai warga bangsa dan negara.

Mahasiswa merupakan penerus bangsa bagi masyarakat sekitarnya. Dimana Banyak para petinggi Indonesia yang membutuhkan mahasiswa ikut serta dalam membangun negara menjadi lebih baik. maka oleh karena itu mahasiswa dituntut untuk bisa memimpin dan memilih yang terbaik bagi negaranya.

Berbicara tentang kepemimpinan, kepemimpinan merupakan suatu cara menjadikan setiap individu untuk menjadi contoh dan suri tauladan bagi setiap anggotanya. Pemimpin dan kepemimpinan tidak dapat dipisahkan secara struktural maupun fungsional, karena keduanya saling berhubungan. Setiap individu adalah seorang pemimpin dan pemimpin tidaklah hanya melihat dari orang lain, melainkan dari diri sendirinya lah yang menjadi pusat utama dari seorang pemimpin yakni memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain.

Pada tanggal 13-14 April 2019 telah dilaksanakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa disingkat menjadi LKM dari pukul 05.30-17.00 WIB bertempat di Kampus 2 Univeraitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang.

Latihan  Kepemimpinan Mahasiswa adalah salah satu program yang ada di Universitas Pendidikan Kampus Sumedang yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa baru. Kegiatan ini diadakan dalam rangka melatih kemampuan mahasiswa dalam perannya sebagai seorang ‘’Maha dari segala Siswa’’ dan dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Penjas, Program Studi Keperawatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang wawasan kepemimpinan yang berupaya membentuk regenerasi atau kaderisasi yang sebagai suatu kunci untuk melanjutkan cita-cita perjuangan organisasi selanjutnya. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kecendikiawanan dan pendapatan wawasan seluas-luasnya yang menunjang kehidupan para mahasiswa dalam menjalankan proses. Rangkaian kegiatan dari kegiatan ini terdiri dari: materi kepemimpinan yaitu: sejarah pergerakan mahasiswa, management aksi, tata cara bersidang, kepemimpinan di era 4.0 serta latihan demo  dan debat. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses.

Pada hari pertama kegiatan LKM, kegiatan ini difokuskan pada pematerian yang diberikan oleh berbagai narasumber yang membahas mengenai kepemimpinan dan pelatihan yang diberikan oleh panitia kegiatan dan diadakan orasi yang diikuti oleh setiap perwakilan oleh gugus yang sebelumnya telah ditentukan.

Lalu pada hari kedua sekaligus hari terakhir kegiatan ini terdiri dari pematerian, debat yang diikuti oleh seluruh peserta yang telah dibagi menjadi dua kubu dan ditutup oleh simulasi aksi yang dilakukan oleh seluruh peserta sebagai puncak dari kegiatan ini. Pada simulasi aksi, seluruh mahasiswa memutari kampus dengan menyanyikan lagu-lagu kemahasiswaan didepan gedung bale tampomas dan kegiatan LKM inipun berakhir pukul 18.00.

LKM kali ini bertemakan ‘’Memimpin adalah menderita’’ dari temanya saja sudah mencerminkan bahwa menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah dan harus bisa menderita. Menderita di simi maksudnya adalah menjadi seorang pemimpin harus mau melaksanakan segala kewajiban, tanggung jawab yang diembannya dan mempertanggung jawabkannya didunia maupun akhirat.

Latihan Kepemimpinan Mahasiswa mengajarkan seluruh mahasiswa untuk dapat menjadi seorang pemimpin dan agen perubahan dari suatu peradaban manusia. Seorang pemimpin harus memiliki sikap tanggung jawab, keteladanan dalam berdisiplin dan menegakkan kedisiplinan, mampu mengedukasi rekan-rekannya, mampu membangkitkan loyalitas rekan kerjanya, serta mampu memberikan saran dan mewariskan ilmu pada rekannya.