Jurnal Mimbar SD Menuju DOI dan DOAJ

Posted on Posted in Kabar UPI

UPI Kampus Sumedang yang menggalakkan tradisi ilmiah telah menerbitkan jurnal yang diproyeksikan sebagai jurnal terakreditasi nasional. Jurnal ini telah memiliki ISSN untuk edisi cetak dan edisi elektroniknya.Jurnal itu dapat dilihat di http://ejournal.upi.edu/index.php/mimbar/issue/archive. Selain itu UPI Kampus Sumedang juga memiliki jurnal untuk artikel mahasiswa yang dibimbing dosennya yaitu di alamat http://ejournal.upi.edu/index.php/penailmiah/issue/archive.

Sayangnya jurnal ini masih memiliki beberapa kekurangan. Salah satu kekurangannya adalah tinggi tingkat sitasinya yang masih kurang karena promosi ke kampus lain yang satu kota atau lain kota masih dirasa kurang. Jurnal ini pun ditengarai kurang dikenal di kalangan guru-guru karena promosinya ke sekolah-sekolah dan para guru yang hendak naik pangkat pun masih dirasa kurang. Hal ini mungkin menjadi persaingan di antara jurnal-jurnal yang terbit di UPI baik di kampus induk, maupun di kampus daerah.

Dari segi administrasi pun jurnal ini mesti dibenahi dengan adanya pengurus, reviewer, editor, dan sebagainya. Pengurus ini pun mesti secara formal tercantum dalam jurnal dan mempunyai tugas sesuai prosedur standar yang dimilikinya. Pekerjaan yang dilakukan akan dievaluasi sesuai ketentuan dari Dikti.

Wakil Rektor Bidang Riset, Kemitraan, dan Usaha, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menegaskan tentang pentingnya pengelolaan jurnal tersebut. Hal itu disampaikan kepada tiga perwakilan dari kampus daerah dari enam kampus yang ada: UPI Bandung, UPI Kampus Sumedang, UPI Kampus Cibiru. UPI Kampus Sumedang yang telah pernah dua kali menyelenggarakan Konferensi Internasional Pendidikan Dasar (Kopendas) mestinya dapat mengambil reviewer dari dosen luar biasa yang pernah memberi kuliah. Dosen luar negeri yang pernah memberi kuliah di UPI Kampus Sumedang di antaranya dari Australia, Amerika Serikat, Kanada, dan Malaysia. UPI Kampus Sumedang pun pernah menjadi tuan rumah bagi sejumlah mahasiswa asing dari Australia yang melakukan praktek pengajaran di sekolah-sekolah (lihat http://iswara.staf.upi.edu/2014/12/10/mahasiswa-asing-di-upi-kampus-sumedang-kota-sumedang-sebagai-alternatif-tujuan-bagi-pertukaran-pelajar-asing/)

Kini jurnal yang ada di UPI Kampus Sumedang akan diadministrasikan DOI-nya. DOI merupakan kependekan dari digital object identifier yang memungkinkan artikel menjadi satu hak kekayaan intelektual yang kukuh. Setelah DOI, maka jurnal akan dikembangkan untuk dapat memperoleh directory of open access journals (DOAJ). Dengan begitu, diharapkan akreditasi nasional dari jurnal yang ada di UPI dapat dicapai. Tentu saja pengelolaan yang baik memerlukan anggaran yang cukup untuk operasionalnya.

Untuk mendapatkan anggaran, UPI Kampus Sumedang pun harus menggerakkan sektor wirausahanya sebagai bagian dari pendapatan kampus yang bukan sumbangan pendidikan. Di sisi lain UPI Kampus Sumedang pun tengah mejajagi untuk mengembangkan program studi baru yaitu keperawatan yang merupakan merjer dengan kampus lain yang mulanya dimiliki sebagai aset pemerintah daerah. Hal ini akan mengembangkan kampus dan mengembangkan pendapatan kampus untuk memenuhi anggarannya, termasuk pengelolaan jurnal.