PENJAJAKAN KERJASAMA DENGAN DISPARBUD KABUPATEN PANGANDARAN : DALAM RANGKA KEGIATAN FIELDTRIP ANGKATAN 2025

Penyunting Berita : Departemen KOMINFO HIMA INPAR      Waktu Posting : 19-09-2026 13:52:37      Kategori : Berita

Pada tanggal 7 September 2026, program Studi Industri Pariwisata UPI Kampus Sumedang mengajukan permohonan kerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (DISPARBUD) Kabupaten Pangandaran. Kerjasama ini diarahkan untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan pariwisata, khususnya melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Permohonan kerjasama tersebut menjadi langkah awal dalam membangun hubungan kelembagaan antara Prodi Industri Pariwisata UPI Kampus Sumedang dengan DISPARBUD Kabupaten Pangandaran. Nantinya, kerjasama akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang memuat ruang lingkup kegiatan dan bentuk kolaborasi kedua pihak di bidang pariwisata. Penyusunan muatan PKS akan ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait sebagai dasar pelaksanaan kerjasama ke depannya. Salah satu bentuk kegiatan yang menjadi bagian dari pembahasan kerjasama tersebut adalah pelaksanaan Field Trip Program Studi Industri Pariwisata Angkatan 2025 di Kabupaten Pangandaran. 

Field Trip merupakan praktikum lapangan yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa pada semester ganjil sebagai bagian dari proses pembelajaran. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan teori yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus melihat dan memahami kondisi pariwisata secara eksisting di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung sekaligus memahami pengelolaan pariwisata dari berbagai aspek. Field Trip Angkatan 2025 mengusung tema “Napak Shatra: Beyond The Waves, Into The Heart of Pangandaran”. Tema tersebut menggambarkan perjalanan mahasiswa dalam menelusuri berbagai potensi pariwisata Pangandaran, tidak hanya dari sisi wisata pantai yang selama ini menjadi ikon daerah, tetapi juga melalui desa wisata, budaya, masyarakat, serta praktik pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan. Dalam Pelaksanaannya, kegiatan Field Trip direncanakan berlangsung selama tiga hari dua malam dengan rangkaian kunjungan ke destinasi wisata unggulan serta kegiatan observasi dan penelitian di desa-desa wisata. Mahasiswa akan mempelajari bagaimana masyarakat setempat mengelola potensi alam, budaya, dan tradisi menjadi daya tarik wisata, kemudian mengaitkannya dengan materi yang telah diperoleh selama perkuliahan. 

Kegiatan juga dilakukan secara berkelompok untuk mendorong kemampuan mahasiswa dalam melakukan pengamatan, diskusi, pencatatan, komunikasi, dan kerjasama. Melalui kerjasama ini, kegiatan akademik diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga dapat memberikan kontribusi pengembangan pariwisata Pangandaran. Ke depannya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus berkembang melalui kegiatan pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan pariwisata daerah


Berita Lainnya...