Mahasiswa P2MB UPI Kelompok 10 Kenalkan Teknik Kreasi Ecoprint Ramah Lingkungan untuk Latih Kreativitas Siswa di SDN Sindangheula
Kembali ke Berita

Mahasiswa P2MB UPI Kelompok 10 Kenalkan Teknik Kreasi Ecoprint Ramah Lingkungan untuk Latih Kreativitas Siswa di SDN Sindangheula

Detail Berita

Penyunting
ADMIN
Waktu Posting
16 Oct 2026 13:46
Kategori
Mahasiswa
Mahasiswa P2MB UPI Kelompok 10 Kenalkan Teknik Kreasi Ecoprint Ramah Lingkungan untuk Latih Kreativitas Siswa di SDN Sindangheula

Mahasiswa Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus di Sumedang Kelompok 10 tahun 2026 telah melaksanakan kegiatan “Kreasi Seni Ecoprint Ramah Lingkungan”. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 15 Oktober 2026 di SDN Sindangheula, Desa Kawungluwuk, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang. Kegiatan berlangsung dari pukul 07.00–11.00 WIB yang diikuti oleh 53 siswa, yang terdiri atas 30 siswa kelas III dan 23 siswa kelas IV. 

Diselenggarakannya kegiatan Ecoprint ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang semakin meningkat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penggunaan media digital dalam berbagai kegiatan dapat mengurangi kesempatan siswa untuk mengeksplorasi kreativitas secara langsung melalui kegiatan seni. Oleh karena itu, kegiatan Ecoprint diselenggarakan sebagai salah satu upaya bagi siswa senagai pengalaman belajar yang kreatif, menyenangkan, dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaannya, siswa diajak untuk mengenal dan mempraktikkan teknik Ecoprint pada media tote bag. Proses pembuatan Ecoprint diawali dengan merendam tote bag menggunakan air panas yang dicampur tawas sampair dingin, kemudian tote bag dibilas dengan air dingin dan dijemur hingga kering. Setelah itu, tote bag sudah bisa digunakan untuk dicetak. Siswa menyusun bunga dan daun di atas permukaan tote bag sesuai dengan kreativitasnya masing-masing. Susunan-susunan tersebut kemudian dilapisi plastik dan dipukul-pukul secara perlahan hingga pigmen alami dari bunga atau daun berpindah ke permukaan tote bag dan membentuk motif yang indah.

Melalui kegiatan Ecoprint, siswa memperoleh kesempatan dan pengalaman untuk berkreasi secara langsung dengan mengombinasikan berbagai bentuk, warna, dan susunan daun maupun bunga. Setiap siswa dapat menghias tote bag dengan motif yang berbeda sesuai dengan imajinasi dan kreativitasnya. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan seni, tetapi juga memperkenalkan pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai alternatif untuk menghasilkan karya yang menarik sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan Ecoprint ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak sekolah untuk menghadirkan kegiatan pembelajaran berbasis seni, kreativitas, dan lingkungan secara berkelanjutan. Pemanfaatan daun dan bunga yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar dapat dikembangkan menjadi berbagai karya yang memiliki nilai estetika dan manfaat. Selain itu, hasil karya siswa berupa tote bag dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari untuk menghargai hasil kreativitasnya sendiri.