Wujud Nyata Kontribusi SDGs, 20 Mahasiswa PGSD UPI Sumedang Sukses Gelar Beragam Inovasi Program P3K di SDN Situraja
Kembali ke Berita

Wujud Nyata Kontribusi SDGs, 20 Mahasiswa PGSD UPI Sumedang Sukses Gelar Beragam Inovasi Program P3K di SDN Situraja

Detail Berita

Penyunting
ADMIN
Waktu Posting
11 Jun 2026 15:37
Kategori
Mahasiswa
Wujud Nyata Kontribusi SDGs, 20 Mahasiswa PGSD UPI Sumedang Sukses Gelar Beragam Inovasi Program P3K di SDN Situraja

SUMEDANG – Program Penguatan Profesional Kependidikan (P3K) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang di SDN Situraja resmi berakhir dengan sukses. Kegiatan yang berlangsung selama hampir empat bulan, terhitung sejak 23 Februari hingga 8 Juni 2026 ini, menjadi ajang pembuktian bagi 20 mahasiswa PGSD UPI Sumedang dalam mengabdikan diri dan mengimplementasikan ilmu keguruan mereka di lapangan. Dalam pelaksanaannya, ke-20 mahasiswa tersebut dibagi menjadi 2 kelompok dan dibimbing secara intensif oleh dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) berpengalaman, yaitu Dr. Maulana, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Ani Nur Aeni, M.Pd.

Ragam Program Inovatif: Dari Literasi hingga Peduli Lingkungan

  • Selama rentang waktu pelaksanaan P3K, para mahasiswa tidak hanya berfokus pada program harian berupa praktik mengajar di kelas. Mereka juga berhasil menginisiasi dan menyelenggarakan sederet program tambahan kreatif yang membawa dampak positif signifikan bagi ekosistem sekolah, antara lain:

Program SAHATI (Situraja Menghias dan Literasi): Menata dan merevitalisasi perpustakaan sekolah agar sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

Pengembangan Karakter & Bakat: Melatih siswa menjadi petugas dan pembina upacara, serta mengaktifkan berbagai ekstrakurikuler (Pramuka, Paskibra, Voli, Karawitan, MTQ, MHQ, Futsal, Renang, dan Seni Tari).

Program MIRRASA (Mirror of SDN Situraja): Pemasangan cermin di lingkungan sekolah sebagai media evaluasi diri untuk membantu proses pendisiplinan siswa dalam kerapian berpakaian.

Peringatan Hari Besar: Perayaan Hari Kartini yang meriah dengan mengusung tema inspiratif, "Ekspresikan Dirimu, Rayakan Perempuan Hebat".

Center of Fun Education: Menghadirkan metode pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan berpusat pada siswa.

Program KUMIS PINTAR (Koleksi Usaha Minat Ikan Situraja): Program edukatif budidaya ikan lele dengan memanfaatkan kemasan galon bekas sebagai wadahnya.

Program Ecobrick: Mengajak seluruh siswa SDN Situraja berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah plastik bekas guna menjaga kelestarian lingkungan sekolah.

Seremonial Penutupan: Jembatan Masa Depan dan Pesan Mendalam dari Kepala Sekolah

Sebagai penanda berakhirnya masa pengabdian, digelar acara seremonial penutupan dan penarikan kembali mahasiswa P3K. Acara diawali dengan sambutan sekaligus laporan pertanggungjawaban kegiatan oleh masing-masing ketua kelompok, yaitu Haidar Akmal Ghifari (Ketua Kelompok 1) dan Tasha Adinda Aulia (Ketua Kelompok 2). Suasana khidmat berlanjut dengan penyampaian sambutan hangat dari perwakilan guru pamong, Tita Rostiawati, S.Pd.

Kepala SDN Situraja, Angga Meifa Wiliandani, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada UPI Kampus Sumedang karena telah memercayakan sekolahnya sebagai laboratorium hidup tempat para mahasiswa menempa diri. Dalam momen tersebut, beliau menyampaikan sebuah pesan filosofis yang sangat menyentuh hati dengan mengutip kata-kata mutiara dari William W. Ward: "The mediocre teacher tells. The good teacher explains. The superior teacher demonstrates. The great teacher inspires." "Guru yang biasa-biasa saja hanya bisa memberi tahu. Guru yang baik itu menjelaskan. Guru yang hebat mendemonstrasikan. Namun, guru yang agung adalah guru yang mampu menginspirasi," urai Angga Meifa. Beliau berharap para mahasiswa kelak tidak hanya menjadi pengajar yang sekadar mentransfer materi kurikulum, melainkan menjadi sosok pendidik agung yang mampu menyalakan api inspirasi di dalam jiwa setiap anak didik. Mengakhiri sambutannya, beliau juga menyampaikan harapan besar agar kolaborasi berharga ini tidak berhenti di sini dan siap dilanjutkan pada program-program kemitraan berikutnya.

Respons UPI Sumedang: Menimba Samudera Pengalaman

Menanggapi hal tersebut, Dr. Maulana, S.Pd., M.Pd. selaku DPL yang hadir mewakili pimpinan UPI Kampus Sumedang untuk menarik kembali mahasiswa secara resmi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap keluarga besar SDN Situraja. "Terima kasih atas ruang, kesempatan, dan ketulusan bapak ibu guru di sini yang telah mengizinkan mahasiswa kami menggali pengetahuan dan menimba pengalaman nyata. Pengalaman langsung di dunia pendidikan ini akan menjadi bekal yang luar biasa berharga dalam fase kehidupan dan karier mereka ke depan," ujar Dr. Maulana. Beliau juga dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pembinaan, kehadiran para mahasiswa sempat merepotkan pihak sekolah. Terkait harapan kerja sama ke depan, Dr. Maulana menegaskan bahwa UPI Kampus Sumedang siap menindaklanjuti kemitraan ini ke dalam ranah kolaborasi yang lebih luas, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Kepada para mahasiswa, Dr. Maulana menitipkan amanat penting agar mereka tidak cepat berpuas diri. "Program P3K ini hanyalah setetes lahan belajar dari luasnya samudera pengalaman yang harus kalian arungi. Jangan pernah berhenti meningkatkan kapasitas dan kapabilitas diri," pesannya. Beliau menekankan sebuah prinsip esensial: "Real teacher is one who knows the way, shows the way, and goes the way". Guru yang sesungguhnya adalah ia yang menguasai keilmuannya (tahu jalan), mampu mengarahkan serta membimbing potensi anak didiknya (menunjukkan jalan), dan yang paling penting, ikut berjalan bersama mereka untuk memberikan keteladanan yang nyata dalam tindakan (melakoni jalan tersebut). 

Sebagai bagian penting yang tak terpisahkan, serta simbolisasi ikatan akademis dan kekeluargaan yang erat, dilakukan penyerahan cinderamata oleh Dr. Ani Nuraeni, M.Pd. (DPL Kelompok 2) kepada Kepala SDN Situraja. 

Isak Tangis Haru di Momen Perpisahan

Namun sejumput kemudian, suasana berubah menjadi sangat emosional saat memasuki sesi penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan mahasiswa kelompok 1 dan 2. Isak tangis haru tak terbendung ketika mereka mengungkapkan rasa terima kasih atas bimbingan dan pelukan hangat yang mereka terima selama berada di SDN Situraja. Suasana sentimentil ini kian memuncak saat para guru serta perwakilan siswa-siswi maju memberikan kesan mereka terhadap para mahasiswa yang selama ini telah membawa keceriaan dan warna baru di sekolah mereka.

Setelah sesi emosional tersebut, suasana kembali diceriakan oleh penampilan kegiatan kreativitas yang diusung oleh seluruh mahasiswa berkolaborasi dengan siswa-siswi SDN Situraja, menampilkan bakat-bakat seni dan ketangkasan yang memukau.

Acara ditutup dengan prosesi musafahah (bersalam-salaman). Di momen terakhir ini, seluruh mahasiswa, siswa, guru, dan keluarga besar SDN Situraja saling berjabat tangan, berpelukan, dan meluapkan rasa kekeluargaan yang mendalam, menandai perpisahan fisik yang manis namun penuh keharuan.

Jembatan Teori dan Praktik Kedinasan Berbasis SDGs

Secara akademis, program P3K ini berhasil mengasah kompetensi utama mahasiswa, mulai dari keterampilan mengajar riil, menyusun perangkat pembelajaran, pengembangan strategi dan evaluasi, hingga manajemen sekolah dan ekstrakurikuler.

Lebih dari itu, keberhasilan P3K ini memiliki benang merah yang kuat dengan pencapaian agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas): Lewat praktik mengajar, Center of Fun Education, dan standarisasi perpustakaan melalui program SAHATI.
  • SDGs 5 (Kesetaraan Gender): Melalui ruang edukasi apresiasi perempuan pada perayaan Hari Kartini.
  • SDGs 12 & 13 (Konsumsi yang Bertanggung Jawab & Penanganan Perubahan Iklim): Melalui edukasi ekologis nyata lewat pemanfaatan galon bekas pada program KUMIS PINTAR serta pengelolaan sampah plastik berbasis Ecobrick.

Melalui program P3K ini, mahasiswa PGSD UPI Kampus Sumedang terbukti telah bertransformasi menjadi calon guru yang tidak hanya terampil, namun juga adaptif dan peka terhadap isu-isu global demi kemajuan pendidikan Indonesia.

Kontributor Berita: Maulana 

Kelompok 1: Haidar Akmal Ghifari, Alfia Nur Fitri, Nur Auliyah, Indira Aliya, Salwa Tasya Nurazizah, Dhea Al Djumariah, Siti Maemunah Nurul Muna, Elisa Dwi Handayani, Deliyana Fathurrohmah, Serli Ananta. 

DPL: Dr. Maulana, S.Pd., M.Pd.

Kelompok 2: Tasha Adinda Aulia, Rita Alfiana Sunarya, Naya Nayla, Gistia Erwanti, Chelsea Diana Ayu, Giscka Putri Berliana, Vidi Aisyah, Qelly Permana Putri, Tia Destriana Rachmat, Nabilah Maudinah.

DPL: Dr. Ani Nur Aeni, M.Pd.