Himpunan Mahasiswa PGSD Penjas UPI Kampus Sumedang Sukses Gelar Pengabdian pada Masyarakat 2025 di Desa Sukaratu


UPI SUMEDANG

Desa Sukaratu, Kab. Sumedang, 30 Juli 2025 — Himpunan Mahasiswa PGSD Penjas Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang berhasil melaksanakan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (P2M) 2025 yang berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Juli 2025. Bertempat di Desa Sukaratu, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, kegiatan ini merupakan wujud implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.

Mengusung tema “Pengabdian Edukatif Sebagai Wujud Cinta untuk Negeri,” P2M ini melibatkan seluruh pengurus aktif dan nonaktif HMP Penjas, dari unsur Badan Eksekutif hingga Dewan Legislatif. Para peserta dibagi dalam dua divisi utama, yakni Divisi Pendidikan dan Divisi Masyarakat, untuk mengoptimalkan pelaksanaan program yang menitikberatkan pada pendidikan dan pemberdayaan sosial.

Hari pertama diawali dengan apel keberangkatan dan persiapan logistik di Kampus UPI Sumedang, kemudian dilanjutkan perjalanan menuju Desa Sukaratu. Setibanya di lokasi, peserta langsung mendirikan posko utama dan menggelar upacara pembukaan yang khidmat. Acara ini dihadiri oleh Kemahasiswaan PGSD Penjas, Kepala Desa Sukaratu, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias menyambut mahasiswa. Setelah upacara, mahasiswa melakukan sosialisasi door-to-door untuk memperkenalkan program P2M dan menjalin komunikasi awal dengan warga.

Pada hari kedua dan ketiga, Divisi Pendidikan aktif mengajar di SDN Sukaratu dengan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan, melakukan senam pagi bersama siswa, serta mengadakan lomba kebersihan kelas guna menumbuhkan kepedulian lingkungan. Tak hanya itu, mereka juga mendampingi kegiatan keagamaan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), membimbing anak-anak membaca Al-Qur’an serta menanamkan nilai akhlak mulia.

Sementara itu, Divisi Masyarakat fokus pada penguatan relasi sosial melalui kegiatan seperti gotong royong pembersihan lingkungan, pembuatan penanda jalan desa, serta kerja bakti bersama warga. Pada malam hari, mahasiswa dan masyarakat bersama-sama mengikuti salat berjamaah dan pengajian, mempererat hubungan emosional dan kekeluargaan.

Puncak acara pada hari keempat ditandai dengan gerak jalan santai, fun games untuk anak-anak, serta pembagian doorprize yang meriah. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan menutup rangkaian P2M dengan penuh kehangatan. Penutupan dilakukan secara resmi di lapangan Desa Sukaratu, dihadiri oleh perwakilan warga dan seluruh peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pelaksana Septiana Zahroh Asari Utomo menyampaikan rasa bangganya atas kerja sama dan dedikasi seluruh panitia. Ia menegaskan bahwa P2M bukan sekadar kegiatan mengajar atau membantu, melainkan membangun koneksi kemanusiaan dan menumbuhkan kesadaran sosial yang selama ini hanya dipelajari secara teori. Pengalaman lapangan selama empat hari ini menjadi modal penting dalam membentuk karakter mahasiswa sebagai calon pendidik yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga tangguh sosial.

Sambutan hangat juga disampaikan oleh dosen pembina kemahasiswaan Program Studi PGSD Penjas, Dr. Rizal Ahmad Fauzi, M.Pd. Beliau mengapresiasi semangat dan komitmen mahasiswa dalam menjalankan pengabdian ini. “Kegiatan P2M ini adalah bentuk nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dijalankan dengan sungguh-sungguh. Selain mengasah kompetensi akademik, pengabdian kepada masyarakat juga membentuk karakter dan kepedulian sosial yang sangat penting bagi calon pendidik. Semoga kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

P2M HMP Penjas 2025 membuktikan bahwa pengabdian mahasiswa adalah ruang hidup yang memungkinkan interaksi langsung dengan masyarakat, merasakan persoalan nyata, dan menjadi bagian solusi. Desa Sukaratu menjadi saksi kehadiran mahasiswa sebagai rekan yang turut membangun, berbagi, dan belajar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kesinambungan kolaborasi antara kampus dan masyarakat serta tumbuh semangat keberlanjutan pengabdian mahasiswa di masa mendatang.


Berita Lainnya...