Rapat Koordinasi UPI Kampus Sumedang dan BPPU Bahas Optimalisasi IKU 6 dan Evaluasi Kerja Sama


UPI SUMEDANG

Sumedang, 24 Juli 2025 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang menggelar rapat koordinasi bersama Biro Perencanaan dan Pengembangan Universitas (BPPU) UPI di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Rektorat UPI Kampus Sumedang. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas pencapaian dan strategi peningkatan Indikator Kinerja Utama (IKU) 6 serta monitoring dan evaluasi kerja sama yang telah dijalin oleh program studi.

Rapat dimulai dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh Wakil Direktur Bidang Sumber Daya Umum dan Keuangan UPI Kampus Sumedang, Dr. Mulana, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi lintas unit dan prodi untuk memperkuat kinerja kampus dalam mencapai target IKU, khususnya IKU 6 yang berfokus pada kerja sama dengan mitra dunia usaha dan dunia industri.

Selanjutnya, Uus Mulyana, ST., M.M dari Divisi Kerja Sama BPPU UPI menyampaikan pemaparan menyeluruh mengenai IKU 6, mulai dari definisi, strategi pencapaian, hingga sistem pelaporan yang digunakan oleh universitas. Disampaikan pula data terbaru mengenai peringkat pencapaian IKU 6 per program studi di lingkungan UPI, termasuk posisi masing-masing prodi yang ada di UPI Kampus Sumedang.

Penyampaian data ini dilengkapi dengan informasi mengenai peringkat pencapaian IKU 6 di tingkat fakultas dan kampus daerah (Kamda), sebagai bahan evaluasi dan motivasi bagi seluruh peserta rapat. Ditekankan bahwa pencapaian IKU 6 tidak hanya tanggung jawab pimpinan prodi, tetapi merupakan kerja kolektif yang memerlukan sinergi antara dosen, tenaga kependidikan, dan mitra eksternal.

Rapat juga membahas secara rinci ruang lingkup kerja sama yang dapat menghasilkan poin tambah dalam penilaian IKU, seperti program magang mahasiswa, riset kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, hingga kerja sama bidang inovasi dan kewirausahaan. Penjelasan tersebut ditindaklanjuti dengan sesi monitoring dan evaluasi (monev) real-time terhadap data kerja sama yang telah diinput oleh UPI Kampus Sumedang melalui sistem BPPU.

Dalam sesi diskusi, para ketua program studi (kaprodi) menyampaikan kendala yang dihadapi dalam menjalin dan melaporkan kerja sama, mulai dari kesulitan administratif, keterbatasan jaringan mitra, hingga kurangnya informasi tentang dokumen pendukung yang harus dilampirkan. Menanggapi hal ini, pihak BPPU memberikan penjelasan terkait jenis dokumen yang harus tersedia, termasuk surat perjanjian kerja sama (MoU/MoA), berita acara kegiatan, serta laporan pelaksanaan kerja sama.

Rapat juga menyinggung regulasi tarif sewa fasilitas UPI yang kerap menjadi hambatan dalam menjalin kerja sama, khususnya dengan mitra UMKM atau komunitas lokal. Ditekankan bahwa perlu ada analisis kebijakan tarif khusus untuk di kampus daerah yang lebih fleksibel tanpa mengurangi akuntabilitas.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara UPI Kampus Sumedang dan BPPU untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan pelaksanaan kerja sama, sebagai bagian dari upaya strategis untuk mendongkrak capaian IKU dan mewujudkan UPI sebagai universitas bereputasi global.


Berita Lainnya...