Rapat Koordinasi Wakil Direktur AKMAWA UPI Kampus Sumedang Bersama Ormawa: Sinergi Mewujudkan Civitas Akademika yang Unggul dan Mandiri


UPI SUMEDANG

Sumedang, 23 Juli 2025 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang menggelar rapat koordinasi antara Wakil Direktur Akademik dan Kemahasiswaan (AKMAWA), Dr. Anggi Setia Lengkana, M.Pd., dengan seluruh unsur organisasi mahasiswa. Rapat ini dihadiri oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), para ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan, ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan ketua Badan Semi Otonom (BSO). Kegiatan berlangsung di Kampus 1 UPI Sumedang Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kotakaler, Kec. Sumedang Utara, pada pukul 09.00 WIB.

Dalam pembukaan rapat, Dr. Anggi menyampaikan pentingnya momen koordinasi ini sebagai bagian dari upaya penguatan kolaborasi antara pimpinan kampus dan organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, sinergi ini diperlukan guna menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks serta untuk menjaga dan meningkatkan kredibilitas UPI Kampus Sumedang di mata publik, baik dalam lingkup lokal, nasional mapun Internasional.

Topik pertama yang dibahas dalam rapat adalah mengenai optimalisasi kinerja civitas akademika terhadap peningkatan kredibilitas kampus. Dr. Anggi menekankan bahwa peran aktif mahasiswa dalam meraih prestasi, membangun eksistensi, dan menciptakan karya yang berdampak nyata sangat berpengaruh terhadap citra kampus. “Prestasi mahasiswa bukan hanya milik individu, tetapi juga menjadi wajah kampus di luar sana,” ujarnya. Ia mendorong seluruh ormawa untuk menginisiasi program-program unggulan yang mampu menstimulasi kreativitas dan semangat berprestasi mahasiswa.

Selanjutnya, rapat membahas pentingnya penataan administrasi kegiatan kemahasiswaan. Dr. Anggi menegaskan bahwa setiap kegiatan mahasiswa harus terdokumentasi dengan baik, mulai dari laporan kegiatan, dokumentasi visual, hingga SK ormawa. Ia mengusulkan sistem digitalisasi arsip sebagai langkah modernisasi manajemen kemahasiswaan. Arsip-arsip tersebut akan dialihmediakan dan disimpan secara terpusat di akun Google Drive lembaga agar mudah diakses dan terorganisasi dengan baik.

Digitalisasi ini tidak hanya sekadar mempermudah pelacakan data, tetapi juga menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas organisasi mahasiswa kepada lembaga dan publik. “Tertib administrasi merupakan cerminan dari organisasi yang profesional. Kita harus mulai meninggalkan pola kerja manual dan beralih ke sistem yang lebih efisien dan terintegrasi,” ujar Wakil Direktur AKMAWA tersebut.

Dalam pembahasan ketiga, Dr. Anggi mengusulkan sebuah terobosan baru, yaitu pembentukan Badan Usaha Milik Mahasiswa (BUMM). Menurutnya, BUMM dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mendorong kemandirian organisasi mahasiswa dalam hal pendanaan. Ia berharap ormawa tidak hanya bergantung pada anggaran kemahasiswaan dari kampus, tetapi juga mampu menciptakan sumber pendanaan alternatif melalui wirausaha yang dikelola secara kolektif.

BUMM dirancang sebagai ruang aktualisasi mahasiswa dalam bidang kewirausahaan, dengan tetap membawa semangat kolaborasi dan solidaritas. “Dengan mengusung tagline ‘Dari Mahasiswa, Oleh Mahasiswa, dan Untuk Mahasiswa’, BUMM diharapkan mampu menjadi pilar ekonomi yang mendukung keberlanjutan program kemahasiswaan, serta dapat membantu mahasiswa lain yang membutuhkan,” jelas Dr. Anggi dengan penuh semangat.

Rapat juga menyoroti pentingnya pemberitaan kegiatan mahasiswa sebagai bentuk publikasi dan apresiasi atas aktivitas yang telah dilakukan. Untuk itu, akan dibentuk satuan tugas khusus yang bertanggung jawab dalam mendokumentasikan, menulis, dan menyebarkan informasi terkait kegiatan kemahasiswaan di UPI Kampus Sumedang. Satuan tugas ini akan bekerja sama dengan seluruh ormawa dan pihak kampus untuk memastikan setiap kegiatan mahasiswa memiliki dokumentasi dan publikasi yang baik. “Pemberitaan yang konsisten dan terstruktur akan meningkatkan eksistensi organisasi mahasiswa serta menjadi portofolio yang berharga bagi individu maupun kelembagaan,” tambahnya. Ia juga mengajak setiap ormawa untuk mulai mengoptimalisasi tim media internal yang dapat bersinergi dengan satuan tugas pemberitaan tersebut.

Rapat koordinasi ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyampaian aspirasi dari masing-masing perwakilan organisasi mahasiswa. Semangat kolaboratif tampak kuat dalam forum tersebut, mencerminkan komitmen bersama untuk membangun UPI Kampus Sumedang yang unggul, tertib, dan mandiri. Harapannya, hasil dari rapat ini akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk aksi nyata yang berdampak bagi seluruh civitas akademika. 

Sebagai langkah konkret untuk menjaga keberlanjutan dan kualitas kegiatan organisasi mahasiswa, Dr. Anggi juga menginformasikan bahwa mulai periode ini, rapat evaluasi kegiatan ormawa akan dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali. Evaluasi ini akan menjadi forum bersama untuk meninjau capaian program kerja, mengevaluasi pelaksanaan kegiatan, serta menyelaraskan rencana strategis ormawa dengan arah kebijakan kampus.

Menurutnya, pelaksanaan evaluasi triwulan ini bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai bentuk komitmen terhadap akuntabilitas, transparansi, dan peningkatan mutu tata kelola organisasi mahasiswa. “Evaluasi berkala akan membantu kita memastikan bahwa semua kegiatan berjalan sesuai rencana, memiliki dampak, serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif dan moral,” tegasnya.

Dengan adanya agenda evaluatif yang terjadwal, diharapkan ormawa dapat lebih disiplin dalam perencanaan dan pelaporan, serta membuka ruang dialog antara mahasiswa dan pihak kampus untuk membangun sistem kemahasiswaan yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan.


Berita Lainnya...