Sosialisasi Program Magister Pendidikan Jasmani UPI Disambut Antusias Guru-Guru IGORNAS Sukabumi


UPI SUMEDANG

Sukabumi, 6 Agustus 2025 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang melalui Program Studi Magister Pendidikan Jasmani menyelenggarakan kegiatan sosialisasi program pascasarjana kepada para guru Pendidikan Jasmani yang tergabung dalam Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS). Kegiatan ini berlangsung di Aula SMAN 1 Kota Sukabumi, Rabu (6/8), pukul 15.30–18.00 WIB.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dr. Anggi Setia Lengkana, M.Pd. selaku Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Tedi Supriyadi, S.H.I., M.Ag. selaku Ketua Program Studi S2 Pendidikan Jasmani, serta Prof. Dr. Ayi Suherman, M.Pd., Guru Besar Pendidikan Jasmani UPI Kampus Sumedang.

Turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap acara ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Ketua PGRI Kota Sukabumi Bapak Roni Abdurahman, Ketua IGORNAS Bapak Yosep Firdaus, serta Kepala Seksi GTK Disdikbud Kota Sukabumi, Bapak Sodikin.

Sebanyak 35 guru Pendidikan Jasmani dari berbagai jenjang satuan pendidikan mengikuti sosialisasi ini dengan antusias. Mereka adalah para pendidik yang sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan studi ke jenjang magister sebagai bentuk pengembangan kompetensi profesional sekaligus peningkatan jenjang karier.

Dalam sambutannya, Dr. Anggi Setia Lengkana, M.Pd. menegaskan pentingnya pendidikan lanjutan bagi guru-guru olahraga yang ingin tetap relevan di era pembelajaran modern.

"Kami sangat mengapresiasi semangat para guru Pendidikan Jasmani di Sukabumi yang terus berupaya meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan formal. Program Magister Pendidikan Jasmani ini kami rancang bukan hanya untuk menambah gelar, tetapi untuk memperkuat kompetensi akademik, profesional, dan kepemimpinan para guru olahraga di sekolah," ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Ayi Suherman, M.Pd. mendorong para guru agar menjadi pelopor pembaruan pembelajaran jasmani yang holistik dan berbasis nilai-nilai kebangsaan serta sportivitas. Ia menyampaikan bahwa keberadaan guru jasmani sangat strategis dalam membentuk karakter dan kebugaran siswa di tengah tantangan abad ke-21.

Dr. Tedi Supriyadi, S.H.I., M.Ag., sebagai Ketua Program Studi Magister Pendidikan Jasmani, memaparkan keunggulan program yang ditawarkan, termasuk fleksibilitas perkuliahan, kolaborasi penelitian, dan pendekatan kurikulum berbasis deep learning.

“Kami membuka ruang selebar-lebarnya bagi guru-guru olahraga untuk bertumbuh bersama secara akademik. UPI siap menjadi mitra strategis dalam mendorong guru jasmani menjadi pendidik yang reflektif, adaptif, dan inovatif,” jelasnya.

Ketua IGORNAS Kota Sukabumi, Yosep Firdaus, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada UPI atas inisiatif ini.

“Kami sangat menyambut baik program magister ini. Ini adalah peluang besar bagi anggota IGORNAS untuk meningkatkan kualitas diri dan membawa transformasi pembelajaran jasmani di sekolah-sekolah kita,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua PGRI Kota Sukabumi, Roni Abdurahman., menegaskan bahwa peningkatan kualifikasi akademik guru merupakan bagian dari komitmen PGRI dalam mencetak guru profesional dan berintegritas.

“PGRI siap mendukung penuh langkah guru-guru yang ingin melanjutkan studi. Ini adalah bentuk nyata pengabdian kita terhadap kualitas pendidikan nasional,” tegasnya.

Dari unsur Dinas Pendidikan, Kasie GTK Disdikbud Kota Sukabumi, Sodikin,., menyampaikan harapannya agar kerja sama antara perguruan tinggi dan komunitas guru bisa terus dikembangkan secara berkelanjutan.

“Kami berharap sinergi antara Disdikbud dan UPI semakin erat. Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu diperluas ke wilayah lain,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang menggali informasi lebih jauh mengenai alur pendaftaran, beasiswa, sistem perkuliahan, hingga peluang riset kolaboratif. Para peserta menyatakan ketertarikan untuk mendaftar pada periode penerimaan berikutnya.

Dengan kegiatan ini, UPI Kampus Sumedang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjembatani kebutuhan guru akan pendidikan lanjutan yang berkualitas, relevan, dan berdampak bagi masa depan pendidikan jasmani di Indonesia.


Berita Lainnya...