BCN Surin Sukses Gelar Konferensi Internasional Pendidikan Keperawatan 2025: Dorong Kolaborasi Global di Era Digital sebagai Capaian SGDs


UPI SUMEDANG

Surin, Thailand, 14 Juli 2025 — Boromarajonani College of Nursing Surin (BCN Surin) sukses menyelenggarakan “International Conference on Nursing Education 2025” dengan tema "Fostering International Collaboration in Nursing Education". Konferensi ini menjadi forum penting bagi akademisi, praktisi keperawatan, pendidik, serta mahasiswa dari berbagai negara untuk berbagi wawasan, pengalaman, dan inovasi terkini dalam bidang pendidikan keperawatan.

 

Acara diselenggarakan secara hybrid, yaitu secara luring di Surin dan daring melalui platform Zoom. Lebih dari 300 peserta dari Thailand, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan sejumlah negara lainnya turut ambil bagian. Tingginya partisipasi internasional ini mencerminkan meningkatnya perhatian global terhadap pengembangan pendidikan keperawatan serta upaya kolektif dalam menjawab tantangan kesehatan di masa depan.

 

Konferensi diawali dengan sambutan dari penyelenggara, disusul dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh Asst. Prof. Dr. Saringya Polsingchan dan Ns. T. Abdur Rasyid, M.Kep. Beberapa pembicara utama tampil membawakan materi yang inspiratif, seperti Ns. Siska Mayang Sari, M.Kep yang memaparkan pemanfaatan teknologi dalam dokumentasi keperawatan elektronik. Ayu Prameswari Kusuma Astuti juga memukau peserta dengan presentasinya mengenai integrasi “Virtual Reality” dalam simulasi pembelajaran keperawatan, sementara Dr. Jutharat Thongsalab menyoroti pentingnya membangun ketahanan mental pada mahasiswa keperawatan.

 

Konferensi ini juga memberi ruang kepada mahasiswa untuk tampil sebagai pembicara aktif. Mereka mempresentasikan berbagai penelitian dan inovasi yang relevan dengan praktik keperawatan masa kini. Di antaranya adalah aplikasi “Ners Titra” untuk perhitungan titrasi obat di ICU, serta studi fenomenologis tentang keselamatan pasien melalui metode *debriefing*. Keterlibatan mahasiswa dalam forum ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda siap berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan keperawatan.

 

Salah satu bentuk partisipasi mahasiswa yang patut diapresiasi datang dari Indonesia, yaitu dari program studi S1 Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang. Dua perwakilan mahasiswa, Andi Ario Mandehe dan Mita Majdina Anugrah, turut hadir dan berpartisipasi aktif sebagai student speakers. Kehadiran mereka tidak hanya mewakili kampus UPI, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi lintas institusi dan negara dalam dunia keperawatan.

 

Sepanjang konferensi, diskusi berjalan intensif dan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis. Topik-topik utama yang menjadi fokus meliputi pengembangan kurikulum berbasis global, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, serta pentingnya pendekatan budaya dalam pelayanan kesehatan. Para peserta tidak hanya menyimak, tetapi juga aktif berdialog dan bertukar gagasan dalam berbagai sesi panel.

 

Dengan lebih dari 200 peserta yang mengikuti secara daring, format hybrid terbukti mampu menjangkau partisipasi yang lebih luas, sekaligus menjembatani batas geografis dan memperkaya perspektif lintas budaya. Hal ini turut menciptakan suasana akademik yang dinamis, inklusif, dan produktif.

 

Keberhasilan “International Conference on Nursing Education 2025” ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang keperawatan. Melalui forum ini, diharapkan tercipta sinergi global untuk menghasilkan solusi-solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan saat ini dan masa depan.

 

Boromarajonani College of Nursing Surin menyampaikan terima kasih kepada seluruh narasumber, peserta, panitia, serta mitra institusi atas dukungan dan kontribusinya. BCN Surin berkomitmen untuk terus menjadi pusat pengembangan pendidikan keperawatan yang unggul, kolaboratif, dan berwawasan global.


Berita Lainnya...