Kelompok 19 Hadirkan Inovasi Bank Resep di Buahdua Fest 2025: Gerak Jalan dan Lomba Masak Makanan Bergizi, Perkuat Komitmen Desa Bebas Stunting


UPI SUMEDANG

Desa Buahdua dipenuhi semangat kebersamaan melalui Buahdua Fest 2025, acara puncak dari rangkaian program kerja P2MB Kelompok 19 yang berfokus pada edukasi gizi seimbang dan pencegahan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 November 2025 dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kesehatan keluarga.

Acara resmi dibuka oleh Kepala Desa Buahdua, Bapak Ahmad Husein, yang menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Kelompok 19 atas kontribusi nyata dan kolaborasi erat dengan Karang Taruna serta Puskesmas Buahdua. Ia menegaskan bahwa upaya mencegah stunting merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan gerak jalan bersama yang diikuti antusias oleh warga dari berbagai kalangan, RW 1 sampai 12. Kegiatan ini menjadi simbol ajakan untuk menerapkan gaya hidup aktif dan sehat.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan Lomba Memasak Makanan Bergizi antar perwakilan RW. Para peserta menampilkan kreativitas dalam menyusun menu sehat dengan komposisi gizi seimbang. Lomba tersebut dinilai oleh Ibu Chintya Devi Argadinie, S. Tr.Gz selaku ahli gizi dari Puskesmas Buahdua serta Ibu Neni Winarni selaku Ibu Kepala Desa Buahdua, dengan penilaian meliputi kandungan gizi seimbang, kreativitas,kebersihan dan tampilan hidangan. 

Pada kesempatan ini, Kelompok 19 juga meluncurkan inovasi baru berupa Bank Resep Makanan Bergizi. Bank resep ini berisi kumpulan menu sederhana, terjangkau, dan bernilai gizi tinggi yang dapat diaplikasikan oleh keluarga di Desa Buahdua dalam kehidupan sehari-hari. Melalui launching tersebut, Kelompok 19 secara simbolis menyerahkan buku Bank Resep kepada pihak Pemerintah Desa Buahdua dan Puskesmas Buahdua sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan dan pencegahan stunting di desa.

Acara semakin meriah dengan pembagian doorprize bagi peserta dan warga yang mengikuti kegiatan. Antusiasme warga menunjukkan bahwa edukasi gizi dapat dikemas secara menyenangkan tanpa menghilangkan nilai edukatifnya.

Dengan terselenggaranya Buahdua Fest 2025, Kelompok 19 berharap program yang telah dibangun dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Kolaborasi pemerintah desa, tenaga kesehatan, pemuda, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Desa Buahdua yang sehat, mandiri, dan bebas stunting.


Berita Lainnya...