Kelompok 23 P2MB UPI Hadirkan Program SEHATI: Upaya Nyata Cegah Stunting di Desa Cibitung


UPI SUMEDANG

Cibitung, 15 November 2025 — Kelompok 23 Program Pengabdian pada Masyarakat Berbasis Mahasiswa (P2MB) Universitas Pendidikan Indonesia melaksanakan kegiatan sosialisasi gizi bertajuk SEHATI (Sehatkan Ibu dan Anak dengan Gizi Terpenuhi) di Desa Cibitung. Kegiatan ini menyasar berbagai kelompok sasaran, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, kader posyandu, guru, serta ibu yang memiliki balita dan balita stunting di wilayah tersebut.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Cibitung yang diwakilkan oleh Kepala Wilayah, yang dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya edukasi gizi untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga. Beliau mengapresiasi langkah Kelompok 23 P2MB UPI yang telah menghadirkan program edukatif dan solutif bagi masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Kepala Wilayah turut menyampaikan rasa bangga dan dukungannya terhadap kegiatan ini. Beliau berharap program-program seperti SEHATI dapat terus berlanjut agar angka stunting di Desa Cibitung semakin menurun.

"Kami sangat mengapresiasi langkah mahasiswa UPI. Program seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat karena berdampak langsung pada kesehatan anak-anak kita. Semoga kegiatan ini berkelanjutan dan memberi manfaat jangka panjang," ungkapnya.

Sesi inti diisi oleh Chintya Devi Argadinie, S.Tr.Gz, Nutrisionis Puskesmas Buahdua, yang membahas gizi seimbang pada anak, mulai dari kebutuhan nutrisi harian, pentingnya variasi makanan, hingga cara menyiapkan menu bergizi dengan bahan sederhana.

Materi kedua dipaparkan oleh Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 23, Bapak Hj. Enjang Yusupali, S.Si., M.Kom., M.CE., M.CT. Beliau mengulas pencegahan stunting berbasis teknologi informasi (ICT) serta manfaat pemanfaatan platform digital untuk memantau pertumbuhan anak.

Sebagai bentuk kontribusi nyata, Kelompok 23 menyerahkan E-Book Resep SEHATI, sebuah buku digital yang berisi 50 resep makanan sehat, camilan, dan minuman bergizi. E-book ini menjadi panduan praktis bagi para ibu maupun kader dalam menyediakan makanan rumahan yang sehat dan terjangkau.

Setelah penyerahan e-book, kegiatan dilanjutkan dengan demo memasak puding jagung kacang hijau, camilan sehat yang mudah dibuat dan kaya nutrisi. Para peserta tampak antusias mengikuti proses pembuatan dari awal hingga akhir.

Salah satu kader posyandu menyampaikan rasa syukurnya atas adanya buku resep tersebut.

"Buku resep ini sangat membantu kami. Selama ini ibu-ibu sering bingung membuat menu sehat untuk anaknya. Dengan adanya resep-resep ini, kami merasa lebih mudah memberi contoh dan mengarahkan mereka," tuturnya.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan SEHATI memberikan wawasan baru yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan posyandu sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke rumah anak-anak stunting di Desa Cibitung. Kelompok 23 memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) SEHATI sebagai bentuk perhatian dan dukungan bagi pemenuhan gizi anak-anak yang membutuhkan.

Melalui rangkaian kegiatan SEHATI, Kelompok 23 P2MB UPI menunjukkan bahwa upaya perbaikan gizi bukan hanya tentang memberikan informasi, tetapi juga menanamkan kesadaran, menyediakan solusi nyata, dan menghadirkan pendampingan yang hangat bagi masyarakat. Program ini menjadi bukti bahwa ketika edukasi, kolaborasi, dan kepedulian berjalan beriringan, langkah kecil dapat membawa perubahan besar bagi masa depan generasi penerus.

Dengan harapan yang kuat, kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga kesehatan ibu dan anak sebagai fondasi terciptanya masyarakat yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.


Berita Lainnya...