Kreasi Inovatif P2MB Kelompok 19: Pemanfaatan Daun Kelor Menjadi Mie sebagai Solusi Nutrisi Anak dan Pencegahan Stunting


UPI SUMEDANG
Penyunting BeritaMulki Anaz Aliza
Waktu Posting
KategoriMahasiswa
Dilihat135 kali
Kreasi Inovatif P2MB Kelompok 19: Pemanfaatan Daun Kelor Menjadi Mie sebagai Solusi Nutrisi Anak dan Pencegahan Stunting
Deskripsi Berita

Mahasiswa P2MB UPI Kelompok 19 melaksanakan program kerja “GEMAS” (Gerakan Masyarakat Anti Stunting) di Aula Desa Buahdua, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya gizi seimbang serta langkah-langkah pencegahan stunting sejak dini. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat, kader posyandu desa Buahdua, ibu hamil, serta perangkat desa. Mahasiswa berkolaborasi dengan ahli gizi dan bidan desa sebagai pemateri utama yang memaparkan tentang pengertian stunting, faktor penyebab, dampak terhadap tumbuh kembang anak, serta pentingnya menjaga pola makan bergizi dan kebersihan lingkungan. Salah satu bagian menarik dari kegiatan ini adalah demonstrasi pembuatan mie dari daun kelor yang dipandu langsung oleh mahasiswa P2MB UPI Kelompok 19. Inovasi ini memperkenalkan pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai alternatif makanan sehat dan bergizi tinggi. Masyarakat tampak sangat antusias menyaksikan proses pembuatan mie tersebut dan tertarik untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah. Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Buahdua tidak hanya memperoleh wawasan baru tentang pentingnya gizi seimbang, tetapi juga termotivasi untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan sehat. Program GEMAS menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa UPI dalam mengedukasi masyarakat serta mendukung upaya pencegahan stunting demi terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas.

Berita Lainnya

Berita terbaru yang terbit sebelum artikel ini.

Lihat Semua Berita