Mahasiswa P2MB UPI Sumedang Bersama Bidan Desa Gelar Konsultasi Stunting dan Pembagian PMT di Karanglayung


UPI SUMEDANG

Karanglayung, 17 November 2025 – Kegiatan konsultasi kesehatan dan pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita yang terindikasi stunting telah dilaksanakan di Polindes Desa Karanglayung pada Kamis, 23 Oktober 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh pihak desa dan diikuti oleh mahasiswa Kelompok 27 P2MB UPI Kampus Sumedang bersama bidan desa, Ibu Nia Nindia Putri, S.Keb. Para ibu balita terindikasi stunting hadir untuk mendapatkan pendampingan terkait gizi dan tumbuh kembang anak.

stunting. Berdasarkan buku KMS, tiga balita di antaranya hanya memerlukan peningkatan tinggi badan sekitar dua hingga tiga sentimeter untuk kembali ke kategori normal. Kondisi ini menunjukkan peluang besar untuk mengejar ketertinggalan apabila intervensi gizi dilakukan secara tepat dan berkelanjutan.

Kasus stunting di desa ini ditemukan pada anak dengan berbagai urutan kelahiran, baik anak pertama, kedua, maupun bungsu. Hal ini menandakan bahwa risiko stunting tidak bergantung pada urutan kelahiran, melainkan pada pemenuhan gizi ibu selama kehamilan dan asupan gizi anak sejak dini.

Dalam sesi konsultasi, Ibu Bidan Desa, Ibu Nia menjelaskan bahwa penyebab stunting di Karanglayung cukup beragam. “Beberapa balita mengalami stunting karena kurangnya gizi seimbang dalam makanan sehari-hari. Ada juga yang dipengaruhi oleh kondisi ibu berisiko saat hamil, seperti kekurangan energi kronis atau penyakit tertentu yang menghambat perkembangan janin. Selain itu, lingkungan yang kurang bersih turut menjadi penyebab tidak langsung karena membuat anak lebih rentan terserang penyakit,” ujarnya.

Untuk membantu pertumbuhan anak, Ibu Nia menyarankan pemberian vitamin D, memperhatikan pola makan, menjaga kebersihan lingkungan, dan melakukan pemantauan rutin di posyandu. Setelah sesi konsultasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian PMT sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi tambahan bagi balita. Beberapa balita yang memerlukan penanganan lanjutan juga direkomendasikan untuk pemeriksaan lebih lanjut di RSUD.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya gizi seimbang, perilaku hidup bersih, dan pemeriksaan kesehatan berkala sebagai langkah pencegahan stunting. Mahasiswa P2MB UPI Kampus Sumedang akan terus mendukung kegiatan desa yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anak di Desa Karanglayung.


Berita Lainnya...