PERWAKILAN MAHASISWA UPI SUMEDANG BERHASIL MENYABET MEDALI DI KEGIATAN ASEAN UNIVERSITY PENCAK SILAT 2025 COMPETION


UPI SUMEDANG

Thailand – Juni 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang dalam ajang internasional ASEAN University Championship 2025 yang diselenggarakan oleh University Yala Campus pada hari/tanggal Minggu s.d. Sabtu, 22 s.d. 28 Juni 2025, di Pencak Silat Training Center National Sports University Yala Campus, Thailand. Kompetisi bergengsi antar-mahasiswa se-Asia Tenggara ini diikuti oleh peserta dari tiga negara yakni Thailand (tuan rumah), Singapura, dan Indonesia, dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga bela diri tingkat universitas.
Dalam kejuaraan yang berlangsung selama tujuh hari tersebut, dua mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani (S1 Penjas) UPI Kampus Sumedang sukses membawa pulang tiga medali di cabang olahraga pencak silat. Prestasi ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi UPI, namun juga bagi Indonesia yang diwakili dalam event internasional ini.
Adalah Cantika Naila Sari, mahasiswi berbakat dari S1 Penjas UPI Sumedang, yang berhasil mengukir dua prestasi sekaligus. Ia sukses meraih Juara 2 (medali perak) pada kategori Solo Creative Putri dan Juara 3 (medali perunggu) untuk kategori Tunggal Putri. Penampilannya yang penuh semangat, teknik yang matang, serta ekspresi seni bela diri yang kuat berhasil menarik perhatian juri dan penonton internasional.
Tak hanya itu, mahasiswa lainnya, Muhammad Rizal Iskandar, juga tampil memukau di kategori Tanding Putra Kelas F (70–75 kg). Dengan ketangguhan dan strategi bertanding yang matang, Rizal berhasil menembus babak semifinal dan akhirnya meraih Juara 3 (medali perunggu). Meskipun harus menghadapi lawan tangguh dari Thailand dan Singapura, Rizal menunjukkan semangat juang dan sportivitas yang luar biasa sepanjang pertandingan.
Keikutsertaan dan prestasi mahasiswa UPI Kampus Sumedang dalam ajang ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari dosen pembimbing, pelatih, hingga dukungan institusi. Pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di lingkungan kampus, khususnya UPI, telah mampu bersaing di level internasional.
Kepala Prodi S1 Penjas UPI Kampus Sumedang, dalam keterangannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi terhadap capaian yang diraih para mahasiswa. “Ini adalah bukti bahwa mahasiswa kita memiliki kompetensi dan daya saing tinggi, baik dari sisi teknik, mental, maupun disiplin latihan. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkembang dan berprestasi di kancah internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Cantika Naila Sari menyampaikan rasa syukurnya atas hasil yang diraih. Ia mengungkapkan bahwa perjuangan untuk bisa tampil di tingkat internasional membutuhkan latihan intensif dan konsistensi. “Saya sangat bersyukur bisa mengharumkan nama UPI dan Indonesia. Ini adalah pengalaman luar biasa yang tidak akan saya lupakan. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi dan meraih emas,” ucapnya penuh semangat.
Muhammad Rizal Iskandar pun turut menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. Ia mengaku bangga bisa bersaing dengan atlet dari negara lain dan menimba pengalaman berharga di luar negeri. “Lawan-lawan kami sangat kuat, tapi saya percaya dengan kemampuan sendiri dan hasil latihan selama ini. Alhamdulillah bisa membawa pulang medali untuk Indonesia,” ujarnya.
Kejuaraan ASEAN University Championship Thailand 2025 menjadi ajang pembuktian bahwa mahasiswa Indonesia, khususnya dari UPI, mampu bersaing di level regional. Selain membawa pulang medali, keikutsertaan dalam ajang ini juga menjadi sarana membangun jejaring internasional serta memperkenalkan budaya dan sportivitas bangsa kepada dunia.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berlatih, berinovasi, dan membawa nama baik Indonesia di berbagai kompetisi internasional ke depan.


Berita Lainnya...