Tiga Mahasiswa PGSD UPI Kampus Sumedang Lolos “STEM Teacher for K–12 Students” di Educourse.id


UPI SUMEDANG

Sumedang, 21 Agustus 2025 — Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UPI Kampus Sumedang resmi dinyatakan lolos seleksi program STEM Teacher for K–12 Students pada skema Magang Berdampak Kemdiktisaintek di Educourse.id. Mereka adalah Muhammad Ilham Faqih Harizqi, Muthia Nurazizah, dan Ratih Ambarsari. Keberhasilan ini menegaskan kapasitas mahasiswa PGSD UPI Sumedang untuk berkontribusi langsung dalam penguatan literasi sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM) pada ekosistem pendidikan dasar.

Program STEM Teacher for K–12 Students menempatkan mahasiswa pada peran strategis sebagai fasilitator pembelajaran berbasis proyek, pengembang perangkat ajar interaktif, serta pendamping asesmen autentik di sekolah mitra. Selama masa penugasan, peserta akan terlibat dalam perancangan modul eksperimen sederhana, integrasi coding dasar dan unplugged computing, hingga pembimbingan miniprojek yang menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi pada siswa. Di bawah supervisi tim Educourse.id, ketiganya akan mengadaptasi kurikulum STEM yang relevan dengan konteks lokal dan kebutuhan sekolah K–12, sekaligus melakukan dokumentasi dampak pembelajaran sebagai bahan umpan balik berkelanjutan.

Ketiga mahasiswa tersebut melalui tahapan seleksi yang meliputi screening administrasi, uji kompetensi pedagogik dan literasi STEM, serta wawancara yang menilai komitmen, etika profesional, dan kemampuan refleksi pembelajaran. Pencapaian ini diharapkan menjadi katalis untuk memperluas jejaring kerja sama antara kampus, pelaku edutech, dan satuan pendidikan, sehingga praktik baik pembelajaran STEM dapat ditularkan secara lebih luas di wilayah Priangan Timur, khususnya Kabupaten Sumedang.

Kaprodi PGSD UPI Kampus Sumedang, Prof. Dr. Julia, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan pandangannya atas capaian ini. “Kami bangga kepada Ilham, Muthia, dan Ratih. Lolosnya mereka pada program Magang Berdampak Kemdiktisaintek di Educourse.id menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik, literasi teknologi, dan sensitivitas sosial yang kami bangun di PGSD UPI Sumedang relevan dengan kebutuhan sekolah masa kini. Lebih dari sekadar pengalaman kerja, magang ini adalah ruang pembelajaran autentik: mahasiswa berpraktik merancang pengalaman belajar bermakna, mengukur dampaknya, lalu merefleksikannya untuk perbaikan berkelanjutan. Harapan kami, sepulang dari program, mereka menjadi change agent yang menularkan kultur inovasi, etos kolaborasi, dan keberpihakan pada kebutuhan belajar siswa.”

Selaras dengan semangat Merdeka Belajar—Kampus Merdeka, partisipasi mahasiswa PGSD dalam program ini memberi nilai tambah tidak hanya pada penguatan hard skills (desain kurikulum, literasi data kelas, dan pemanfaatan alat peraga maupun platform digital), tetapi juga soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi empatik, dan manajemen kelas berbasis project-based learning. Ketiganya nantinya dijadwalkan mempresentasikan lesson learned kepada sivitas PGSD UPI Sumedang dan sekolah mitra, sehingga terbentuk siklus berbagi praktik baik yang terstandardisasi namun tetap adaptif terhadap konteks lokal.

Program studi menegaskan komitmennya untuk memperluas akses mahasiswa pada ekosistem magang berkualitas melalui kurasi mitra, coaching clinic portofolio, serta pendampingan dosen lapangan. Dengan keberhasilan ini, PGSD UPI Kampus Sumedang berharap semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk mengambil peran dalam memperkaya pengalaman belajar siswa sekolah dasar melalui pendekatan STEM yang inklusif, menyenangkan, dan berdampak nyata.


Berita Lainnya...